Tiga orang dosen Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nurul Qarnain Jember berhasil lolos seleksi artikel sekaligus menjadi presentator dalam “1th Internasional Conference on Humanity Education and Social (ICHES)”, Sabtu-Ahad (26-27/03/2022).
ICHES 2022 adalah platform interdisipliner utama untuk presentasi kemajuan baru dan temuan penelitian di bidang Islam. Konferensi ini akan mempertemukan para peneliti terkemuka di seluruh dunia yang aktif di garis depan bidang yang beragam dan multidisiplin.
Diselengarakan oleh FORPIM PTKIS Tapal Kuda
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Pimpinan PTKIS Tapal Kuda di bawah naungan KOPERTAIS Wilayah IV Surabaya ini, baru pertama kali diselenggarakan.
Kegiatan yang dilaksanakan di STAI At-Taqwa Bondowoso dan Baratha Hotel and Resto Kabupaten Bondowoso ini, merupakan forum yang salah satunya berguna sebagai wadah karya-karya dosen khususnya di wilayah Tapal Kuda untuk dibukukan dan dipublikasikan di jurnal-jurnal terindeks.
Kegiatan yang bertemakan “Applying Islamic values in social and education perspectives” ini, diikuti oleh ratusan orang, namun yang dinyatakan lolos seleksi serta berhak mempresentasikan karyanya adalah empat puluh orang.
Tercatat, ada tiga dosen STIS Nurul Qarnain yang dinyatakan lolos dan berhak mempresentasikan hasil karyanya di dalam forum tersebut. Di antaranya ialah Bachrul Ulum, S.Sy., M.H.I., Awwaliyah Shafitri, B.A., M.H., dan Hasbi Ash Shiddiqi, Lc., M.H.
Turut hadir dalam acara ini yakni, Dr. H. M. Syaeful Bahar, M.Si., Wakil Koordinator Kopertais Wilayah IV Surabaya, Dr. Kholilur Rohman, M.Pd.I., selaku Koordinator Forpim PTKIS Tapal Kuda, Dr. Suheri, M.Pd.I. Ketua STAI At-Taqwa Bondowoso, para panelis serta tamu undangan seminar yang beberapa di antaranya ialah mahasiswa/i dari luar negeri seperti Universitas Sultan Zainal Abidin (UniSZA) Malaysia, serta para narasumber yang berasal dari beberapa perguruan tinggi dalam dan luar negeri seperti Universitas Sultan Zainal Abidin (UniSZA) Malaysia, Electronics Research Institute Mesir, UIN SGD Bandung, El Iman Sana’a Yaman, dan sebagainya. Bahkan Syekh Dr. Toha Romadhon dari Al-Azhar University, Kairo, Mesir hadir secara langsung di lokasi acara.

Dr. Kholilur Rahman, M.Pd.I. dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada peserta yang karyanya dinyatakan lolos seleksi dan berhak menjadi presentator dalam forum ini.
Sementara itu, Hasbi Ash Shiddiqi, salah satu dosen STIS Nurul Qarnain yang dinyatakan lolos seleksi, mengungkapkan alasan memilih tema yang diangkat dalam karyanya tersebut. “Saya angkat sesuai dengan tema besar yang diharapkan oleh ICHES tahun ini, yaitu menghilangkan stigma negatif terhadap kaum perempuan sebagai objek kekerasan dalam rumah tangga seperti yang dikemukakan oleh Kate Millet dengan teorinya “Feminisme Radikal”. Semoga dengan karya ini, bisa berpartisipasi di dunia akademik dan praktik”, ucap dosen STIS NQ alumni Al-Azhar Kairo Mesir tersebut.
Saya angkat sesuai dengan tema besar yang diharapkan oleh ICHES tahun ini, yaitu menghilangkan stigma negatif terhadap kaum perempuan sebagai objek kekerasan dalam rumah tangga seperti yang dikemukakan oleh Kate Millet dengan teorinya “Feminisme Radikal”. Semoga dengan karya ini, bisa berpartisipasi di dunia akademik dan praktik
Hasbi Ash Shiddiqi, salah satu dosen STIS Nurul Qarnain

Di lain kesempatan, Ketua STIS Nurul Qarnain Jember, Bachrul Ulum S.Sy., M.H.I. menyampaikan rasa bangganya dan bersyukur dengan lolosnya artikel beberapa dosen dalam acara tersebut sehingga dapat menjadi motivasi bagi segenap dosen lain di lingkungan kampus yang ia pimpin. “Semoga kegiatan konferensi semacam ini dapat melahirkan pemikiran-pemikiran baru terutama di bidang kajian Islam, dan STIS NQ ikut bertanggung jawab dalam menjaga literasi ilmiah sebagai wujud dari tri dharma perguruan tinggi”. Tutur mahasiswa doktoral UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung tersebut.
