Sejarah STIS Nurul Qarnain Jember

Sejarah STIS Nurul Qarnain Jember
.

Yayasan Pendidikan Islam Pondok Pesantren Nurul Qarnain merupakan lembaga pendidikan Islam khas Nusantara yang berdiri pada tahun 1968 M di wilayah karesidenan Besuki, tepatnya di desa Baletbaru kecamatan Sukowono kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur. Pesantren yang saat ini diasuh oleh KH. Yazid Karimullah, terletak di daerah pedesaan di bagian Jember utara yang jauh dari hingar bingar perkotaan dengan jarak tempuh sekitar 25 KM dari pusat kota. Masyarakat sekitar pesantren memiliki minat tinggi terhadap kajian ilmu keagamaan dengan didasarkan pada jumlah santri yang terus meningkat setiap tahunnya.

Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember


Hal ini mendorong YPI Pondok Pesantren Nurul Qarnain untuk terus membenahi dan melengkapi pendidikan Islam mulai tingkat dasar hingga pendidikan tinggi demi memenuhi kebutuhan masyarakat secara luas. Lembaga pendidikan yang selama ini sudah berdiri, yaitu: Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), Madrasah I’dadiyah (Madrid), Madrasatul Qur’an (MQ), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Raudhatul Athfal (RA), Sekolah Dasar (SD), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Muadalah Tsanawiyah (MDMT), Madrasah Aliyah (MA), Muadalah Aliyah (MDMA), dan Ma’had Aly Marhalah Ula konsentrasi Ilmu Fiqh dan Ushul Fiqh (M.1/S1).


Berkat usaha yang gigih dan semangat yang tinggi untuk memajukan pendidikan di Indonesia dan di Pesantren khususnya, pada tanggal 22 Mei 2019 telah ditetapkan dan dikeluarkan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 296 Tahun 2019 tentang Izin Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nurul Qarnain Jember berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor 182/SK/BAN-PT/Min-Akred/XII/2018 tentang Pemenuhan Persyaratan Minimum Akreditasi Perguruan Tinggi pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Sekolah Tinggi yang pada tanggal 28 Juli 2019 diresmikan oleh Wakil Kopertais wilayah IV Surabaya, Dr. KH. Ahmad Imam Mawardi. MA., memiliki dua program studi, yaitu: program studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) dan Hukum Keluarga Islam (HKI), yang kesemuanya telah ter-Akreditasi dari BAN-PT pada tanggal 28 Desember 2018.


Sebagai kampus yang berada di bawah naungan Pesantren, Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nurul Qarnain tidak dapat dipisahkan dari visi dan misi Pondok Pesantren Nurul Qarnain. Oleh sebab itu, ada tuntutan agar menjadi Perguruan Tinggi Keislaman dengan berpedoman pada kurikulum Perguruan Tinggi pada umumnya dengan mengintegrasikan kurikulum Pesantren yang berlandas pada al-Qur’an dan al-Hadits sehingga terwujud keseimbangan antara sikap ilmiah dan amaliah serta bisa mengimplementasikan nilai-nilai keislaman secara kaffah.


Semoga dengan hadirnya Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nurul Qarnain dapat mengembangkan potensi sumber daya manusia di masyarakat, mampu menjawab tantangan zaman serta berguna untuk agama, bangsa dan negara. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin!