Filosofi Logo STIS Nurul Qarnain

STIS Nurul Qarnain Jember
Logo STIS NQ Jember

Makna dari Bentuk Dasar Logo STIS

Bentuk Dasar Pohon Beringin

memiliki makna melindungi, memberi manfaat positif, keteduhan, pengayoman. Hal ini dimaksudkan bahwa  Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nurul Qarnain Jember dalam hidup bermasyarakat dan bernegara ingin agar saling menjaga dan melaksanakan norma yang membangun agar bersinergi dalam hal memanusiakan manusia yang secara garis besar memberikan kepedulian kita terhadap sesama dalam hal kebaikan dan mewujudkan keharmonisan untuk menciptakan suatu keadaan ekonomi yang kuat dan membangun sumber daya manusia yang hebat.

Globe (Bola Dunia)

melambangkan tempat hidup, tempat berjuang dan mengamalkan ilmu, bola dunia (bumi) juga merupakan lambang dari asal manusia yaitu tanah. Hal ini dimaksudkan agar semua yang berada dalam naungan Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nurul Qarnain Jember selalu mengingat asal muasal dan tempat berpijaknya, sehingga selalu merawat dan menciptakan kedamaian di dalamnya. Dan Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nurul Qarnain Jember memiliki tekad yang kuat untuk mencetak dan mencerdaskan generasi Indonesia yang berilmu pengetahuan kelas dunia dengan mengikuti perkembangan zaman.

Buku dan Pena

merupakan alat pembelajaran dan melambangkan keilmuan, bentuk buku yang terbuka menunjukkan wawasan yang luas, keterbukaan dan pengembangan.

Mengisyaratkan bahwa Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nurul Qarnain Jember merupakan tempat diselenggarakannya pendidikan, tempat belajar dan mengajar serta tempat mengembangkan ilmu pengetahuan. “Pena bulu ayam” menggambarkan bahwa dengan tulisan kita bisa berkeliling dunia, di sisi lain pena bulu ayam diartikan pada zaman dahulu merupakan pena yang digunakan oleh ulama untuk menuliskan ilmu pengetahuan (periode ulama salaf).

Makna yang terkandung di dalamnya adalah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nurul Qarnain Jember bertekad untuk menjadi pewaris ilmu pengetahuan dan teknologi yang mampu berkarya nyata untuk membangun masa keemasan dan kejayaan Indonesia. Buku dan pena terletak di bagian tengah logo melambangkan inti dari tujuan Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nurul Qarnain Jember.

Bintang

Bintang : “Bintang berwarna kuning” sebagai lambang Pancasila dan falsafah bangsa Indonesia serta simbol keagungan, kehormatan, kejayaan, mulia dan berwibawa. “Bintang 9” memiliki makna yaitu bintang besar di atas merupakan lambang Rasulullah Muhammad SAW. Dan 4 bintang di sisi kanan adalah Khulafaur rasyidin. Sementara 4 bintang di sisi kiri merupakan Madzahibul arba’ah. Bila dijumlahkan keseluruhan adalah 9 bintang yang melambangkan jumlah wali songo, yang tidak bisa dilepaskan dari sejarah perkembangan Islam di bumi Nusantara.

Makna dari Warna Pada Logo STIS

Hijau

menyimbolkan akan kehidupan, kesuburan, lingkungan dan stabilitas. Warna hijau gelap juga mempresentasikan martabat, kekayaan dan kelimpahan. Dalam tradisi Islam hijau disimbolkan juga sebagai elemen warna surga, sebagaimana di dalam QS. Al-Kahfi : 31, digambarkan bahwa para penghuni surga mengenakan pakaian dari sutera berwarna hijau. Tujuannya agar Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nurul Qarnain Jember bisa menjadi tempat meraih harapan, menumbuhkan generasi yang mencintai kedamaian dan menjadi tempat untuk menenangkan jiwa dan hati sehingga terbentuk insan yang kamil.

Emas

Emas : memiliki makna prestasi, kesuksesan, kemewahan, kemenangan dan kemakmuran dan keagungan cita-cita. Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nurul Qarnain Jember memiliki tujuan mulia untuk mencetak generasi mahasiswa Islam yang siap belajar untuk meraih cita-cita yang agung dan bermartabat, berprestasi di dalam bidangnya serta dapat meraih kesuksesan dan kemakmuran baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Hitam

Hitam : digunakan sebagai warna dasar tulisan Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nurul Qarnain Jember, dimaksudkan adanya kesiapan dan keseriusan dalam mewujudkan semua filosofi yang terkandung pada setiap komponen logo tersebut dan menjalankan semua tugas dan kewajiban sebagai perguruan tinggi Islam di Indonesia. Sebagaimana warna hitam yang merupakan simbol ketegasan dan keseriusan.