Studium General Dan Launching Website Stis Nurul Qarnain

STISNQ (12/09/20). Tepat hari Sabtu, 12 September 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah (STIS) Nurul Qarnain menggelar acara Studium General yang diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi dari semua angkatan (angkatan 2018 sampai angkatan 2020). Kuliah umum yang bertempat di Auditorium KH. Yazid Karimullah ini mengusung tema, “Strategi Mahasiswa dalam Menghadapi Krisis Multisektoral di Tengah Pandemi Covid-19” Selaku pemateri dalam kuliah umum tahun akademik 2020-2021 ini adalah Dr. Moehammad Fathorrazi, M.Si., yang hingga kini beliau menjabat sebagai Koordinator Unej Kampus Bondowoso sekaligus menjadi Ketua Asosiasi Dosen Koperasi Indonesia.

Launching Website

 Di samping studium general, acara tersebut dilanjut Launching Website Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah Nurul Qarnain, dengan alamat akses stisnq.ac.id. Bapak Bachrul Ulum, S.Sy., M.H.I., selaku Ketua STIS Nurul Qarnain mengungkapkan dalam sambutan, “Harapan kami, dengan adanya website STIS Nurul Qarnain, mahasiswa bisa mengetahui info ter-update mengenai perkuliahan maupun pengumuman yang dilansir di web. Dan mahasiswa yang dari luar tak perlu repot datang ke kampus untuk mencari informasi, sebab website ini akan menyajikan semua kepentingan pihak terkait di lingkungan STIS. Semua demi kemudahan kita bersama.”

Pengasuh berfoto dengan narasumber

Dalam sambutan, Ketua STIS Nurul Qarnain juga memohon kepada Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qarnain agar mengizinkan kuliah tatap muka. Hal ini disebabkan adanya peraturan pesantren tentang larangan santri membawa alat komunikasi berupa handphone. Khawatir terjadi discomunication antar mahasiswa dan dosen, maka pimpinan STIS Nurul Qarnain mengambil keputusan kuliah tatap muka, dan diharapkan semoga ini menjadi jalan terbaik demi tersampainya mata kuliah sesuai kurikulum akademik. “Namun, kami ingatkan kepada para mahasiswa untuk tetap menjaga protokol kesehatan, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan sebisa mungkin mencuci tangan pakai sabun. Jika nanti kami temukan mahasiswa yang tidak bermasker, maka dengan terpaksa kami keluarkan dari ruang kuliah,” imbuhnya.

Pesan Pengasuh

Hal ini senada dengan kalimat yang disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qarnain, KH. Yazid Karimullah, “Pandemi covid-19 jangan jadikan batu penghalang untuk tidak belajar. Mahasiswa harus tetap semangat meraih cita-cita luhur. Jangan kalah kepada mereka orang luar negeri yang hidup kaya dan menguasai kekayaan Indonesia. Kita pemilik sah negara Indonesia, harus menguasai kekayaan negeri ini. Jangan biarkan mereka menggerus dan merongrong Indonesia,” pungkas beliau saat sambutan sembari menaruh harap kepada mahasiswa agar menjadi kaum intelektual yang beriman dan berakhlak mulia.

Peserta studium general tetap memperhatikan protokol kesehatan

Penghargaan Mahasiswa

Dalam acara tersebut juga terdapat penyerahan penghargaan terhadap mahasiswa dengan nilai IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) tertinggi. Sebagaimana yang tertera dalam surat keputusan yang telah dibacakan oleh Wakil Ketua I Bagian Akademik dan Kelembagaan, Bapak Moh. Firmansyah, S.Pd., M.H. Peraih nilai IPK terbaik yang dimaksud adalah Mabrurotul Mahallifah 3,59 prodi HKI angkatan 2018, Sitti Syauqiyah 3,67 prodi HKI angkatan 2019, M. Syafiqil Umam 3,61 prodi HES angkatan 2018, dan Syaridatul Umah 3,63 prodi HES angkatan 2019.

Selain itu, Bapak Qoidul Khoir, S.Pd., M.Pd., selaku Kabag Kemahasiswaan juga mengumumkan peserta terbaik selama mengikuti Pekan Orientasi Pengenalan Kampus Tahun Akademik 2020-2021; M. Hikam Fauzan dan Malia. Keduanya juga mendapat penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Ketua III Bagian Kemahasiswaan dan Kerjasama, Bapak Saini, S.Pd.I, M.H.I.

Reporter: Fathorrozi, S.Pd.I., M.Pd.
Fotografer: M. Muslim, S.Sos.

Leave a Reply