Pada tanggal 30 April 2024, Auditorium Kampus 1 UIN Walisongo Semarang menjadi tempat dari sebuah acara workshop yang sangat penting, yakni “KUPAS TUNTAS KEBIJAKAN AKREDITASI PERGURUAN TINGGI”. Workshop ini dihadiri oleh para Rektor dan Pimpinan dari berbagai perguruan tinggi termasuk didalamnya STIS Nurul Qarnain yang kali ini di dukung sepenuhnya oleh SEVIMA.

Beberapa tokoh yang menjadi pembicara dalam workshop ini adalah Prof. Dr. Rokhmadi, M.Ag, Prof. Dr. Nizar, M.Ag. Prof. Dr. Abdul Mujib, M.Ag., M.Si dan Imas Maesaroh, Phd. Beberapa tokoh tersebut telah teruji dan telah lama berkecimpung di dunia akademisi dan praktisi Pendidikan.
Sambutan pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Rokhmadi, M.Ag, selaku Sekretaris Kopertais Wilayah X, beliau menyampaikan poin penting untuk kepentingan kinerja dosen yaitu jangan sampai ada kesalahan dalam menghitung PAK (Penilaian Angka Kredit) Dosen.
Prof. Nizar juga menyampaikan sambutan selaku Rektor UIN Walisongo Semarang menyoroti tantangan dan hambatan yang sering dihadapi oleh perguruan tinggi dalam proses akreditasi khususnya PTKIS. Beliau menyampaikan bahwa ada 4 hal yang menjadi dasar agar Perguruan Tinggi bisa meraih akreditasi unggul, yaitu:
- Pemahaman terhadap Standar Nasional Pendidikan Tinggi;
- Memahami syarat akreditasi perguruan tinggi unggul (APT);
- Membangun keunggulan internal;
- Membangun sistem.
Dilanjutkan oleh Prof. Abdul Mujib dalam paparannya menyampaikan bahwa akreditasi perguruan tinggi memiliki peran yang sangat vital dalam memastikan mutu dan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Beliau menjelaskan bahwa akreditasi tidak hanya sekadar proses birokrasi, namun juga sebuah upaya untuk meningkatkan standar dan daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional. Dalam konteks globalisasi dan persaingan yang semakin ketat, akreditasi menjadi salah satu indikator utama yang digunakan oleh masyarakat, calon mahasiswa, dan dunia industri untuk menilai kualitas sebuah perguruan tinggi.
Peserta workshop turut aktif dalam sesi tanya jawab, mengajukan berbagai pertanyaan terkait implementasi kebijakan akreditasi di perguruan tinggi. Diskusi yang terbuka dan konstruktif ini menjadi wadah bagi para peserta untuk saling bertukar informasi, pengalaman, serta gagasan dalam upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses akreditasi.
Menanggapi pertanyaan peserta, Prof. Abdul Mujib memberikan solusi serta strategi yang dapat diimplementasikan oleh perguruan tinggi untuk mengatasi berbagai tantangan dalam proses akreditasi. Salah satunya adalah dengan memperkuat sistem penjaminan mutu internal yang melibatkan seluruh civitas akademika secara aktif, mulai dari pengelolaan kurikulum, proses pembelajaran, hingga evaluasi kinerja dosen dan mahasiswa.
Workshop “KUPAS TUNTAS KEBIJAKAN AKREDITASI PERGURUAN TINGGI” di Auditorium Kampus 1 UIN Walisongo Semarang ini dapat disimpulkan sebagai sebuah forum yang sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya kebijakan akreditasi di perguruan tinggi. Melalui kolaborasi dan sinergi antar stakeholder, diharapkan implementasi kebijakan akreditasi dapat semakin optimal dan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia dan tentunya peserta yang hadir dalam acara ini turut berterima kasih kepada SEVIMA selaku penyelenggara. Semoga kedepannya semakin diperbanyak kegiatan-kegiatan guna meningkatkan mutu Pendidikan di Indonesia.