Pererat Hubungan Kedua Lembaga, STIS Abu Zairi Kunjungi Halal Center STIS Nurul Qarnain

Jember, 19 Agustus 2025 – Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Abu Zairi melaksanakan kunjungan studi tiru ke Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nurul Qarnain Jember, Selasa (19/8). Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room STIS Nurul Qarnain ini difokuskan pada Halal Center sebagai pusat pembelajaran praktik fasilitasi sertifikasi halal sekaligus pendirian Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H).
Rombongan STIS Abu Zairi dipimpin oleh Supriyanto, M.E. selaku Kaprodi Ekonomi Syariah, didampingi oleh Eko Raharto, M.E. dari Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), H. Ahmad Hendra Rofiullah, M.M. dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), serta Alimuddin sebagai Ketua Tendik.
Mewakili pimpinan STIS Nurul Qarnain, Saini, S.Pd.I., M.H.I. menyampaikan sambutan pembuka. Ia menegaskan bahwa hubungan antara kedua perguruan tinggi sangatlah erat karena sama-sama lahir dari rahim yang sama, yaitu Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo. “Kunjungan ini merupakan kesempatan yang baik untuk saling belajar dan membangun kolaborasi yang bermanfaat bagi kemajuan kedua lembaga,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Supriyanto, M.E. mewakili STIS Abu Zairi menyampaikan rasa bangga karena dapat kembali ke almamaternya, mengingat dirinya merupakan alumni Pondok Pesantren Nurul Qarnain. Ia menekankan pentingnya belajar dari Halal Center STIS Nurul Qarnain terkait praktik pendampingan sertifikasi halal. “Kami berharap pengalaman ini akan memberi manfaat luas, baik bagi dosen, mahasiswa, maupun masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Halal Center STIS Nurul Qarnain, Awaliya Safithri, M.H., menekankan bahwa sertifikasi halal bukan hanya sebatas logo. “Halal adalah syiar Islam yang memberikan jaminan ketenangan dan kepercayaan bagi konsumen,” jelasnya.
Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata dan doa bersama sebagai penanda komitmen kedua lembaga untuk terus mempererat kerja sama di bidang akademik dan pengabdian masyarakat.(Hs)