Jember, 4 Juli 2024 – Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nurul Qarnain Jember memperkuat wawasan keilmuan peradaban Islam dengan menghadirkan Hasbi Sen, M. Hum dari Istanbul Foundation for Science Culture (Turki) dalam acara “Kuliah Tamu” bertema “Sejarah Peradaban Islam di Turki dan Implementasinya terhadap Indonesia”.
Acara dibuka dengan Opening Ceremonial oleh Ketua STIS Dr. Bachrul Ulum, S. Sy. M.H.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada Mr. Hasbi Sen atas kesediaannya hadir di STIS Nurul Qarnain. Beliau berharap acara ini menjadi awal menjalin silaturahmi dengan bangsa-bangsa Eropa, khususnya Turki.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Mr. Hasbi Sen, yang juga merupakan khadim di Istanbul Foundation for Science Culture Turki, beliau menyampaikan perkembangan peradaban islam di Turki sejak masa kejayaan Turki Ustmani sampai Turki menjadi negara Sekuler serta pergeseran peradaban islam Turki sampai sekarang secara luas dan mendalam.

Lebih lanjut, beliau menceritakan kisah Badiuzzaman Said Nursi, seorang pejuang Islam di masa Turki Utsmani sebelum kerajaan Turki berubah menjadi negara sekuler. Di tengah kondisi negara sekuler yang membahayakan ideologi Islam, para kiai dan tokoh Islam meminta izin dan dukungan Badiuzzaman Said Nursi untuk memberontak kepada pemerintah yang dhalim.
Namun, Badiuzzaman Said Nursi tidak memberikan izin dengan alasan akan menimbulkan permusuhan antar sesama Muslim. Beliau justru menyarankan untuk menempuh jalan dakwah dalam melawan sekularisasi pemerintah Turki yang dhalim.

Di akhir acara, Mr. Hasbi Sen menghadiahkan buku tiga buku karya Badiuzzaman Said Nursi bidang fiqh dan sejarah kepada STIS Nurul Qarnain.
Acara “Kuliah Tamu” ini diharapkan dapat memperkuat wawasan keilmuan dan meningkatkan pemahaman tentang sejarah peradaban Islam di Turki serta implementasinya di Indonesia.