Penuhi Tuntutan Kebutuhan Masyarakat, STIS Nurul Qarnain Jember Resmi Buka Program Studi Perbankan Syariah dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

Jember — Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nurul Qarnain Jember kembali menorehkan langkah strategis dalam pengembangan pendidikan tinggi keislaman. Sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman dan dinamika keilmuan Islam, STIS Nurul Qarnain secara resmi membuka dua program studi baru: Perbankan Syariah dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.
Kepastian STIS Nurul Qarnain membuka prodi Perbankan Syariah dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir menyusul turunnya SK Izin Operasional S1 Perbankan Syariah dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dari Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Dengan demikian, S1 Perbankan Syariah dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir resmi membuka peluang bagi mahasiswa baru untuk bergabung pada kedua prodi tersebut.

SK Operasional S1 Perbankan Syariah dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir ini diterima langsung oleh Bapak Moh. Jeweherul Kalamiah, S.H.I., M.H. yang disampaikan langsung oleh Dirjen Pendis Kemenag RI Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag. di sela-sela kegiatan Kuliah Umum di STIT Al Urwatul Wusqo Jombang Jawa Timur pada hari Sabtu tanggal 25 Oktober 2025
Ketua STIS Nurul Qarnain Jember, dalam kesempatan yang lain, menegaskan bahwa pembukaan dua program studi tersebut merupakan bentuk komitmen lembaga dalam memperluas akses pendidikan Islam yang unggul dan aplikatif. “Program studi ini tidak hanya menyiapkan mahasiswa yang menguasai ilmu agama, tetapi juga memiliki kompetensi profesional untuk menjawab tantangan ekonomi syariah dan pemahaman keislaman yang mendalam,” ujarnya.
Program Studi Perbankan Syariah hadir sebagai jawaban atas meningkatnya kebutuhan tenaga profesional di bidang keuangan dan ekonomi Islam. Melalui kurikulum berbasis integrasi ilmu dan nilai-nilai syariah, mahasiswa diharapkan mampu memahami teori sekaligus praktik perbankan yang sesuai dengan prinsip Islam. Sementara itu, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir diarahkan untuk mencetak generasi mufassir modern yang mampu menafsirkan ayat-ayat suci dengan pendekatan kontekstual, ilmiah, dan berwawasan kebangsaan.
Pembukaan dua program studi baru ini juga sejalan dengan visi STIS Nurul Qarnain sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam yang unggul dalam pengembangan ilmu syariah dan tafsir berbasis pesantren. Dengan dukungan para dosen berkompeten dan lingkungan akademik yang religius, kampus ini bertekad melahirkan lulusan yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlakul karimah dan siap berkontribusi di berbagai sektor masyarakat.
Menurut Ketua Yayasan Pondok Pesantren Nurul Qarnain, penambahan program studi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran pesantren dalam menjawab kebutuhan umat. “Masyarakat membutuhkan lembaga pendidikan yang mampu menggabungkan tradisi keilmuan pesantren dengan kebutuhan profesional modern. Dua prodi baru ini diharapkan menjadi wujud nyata dari integrasi tersebut,” ungkapnya.
Dengan diresmikannya dua program studi baru ini, STIS Nurul Qarnain Jember meneguhkan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi Islam di Jawa Timur yang berkomitmen mengembangkan pendidikan berbasis risalah Islam dan kemaslahatan umat. Pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun akademik mendatang pun telah dibuka, memberikan kesempatan luas bagi generasi muda untuk menjadi bagian dari perjalanan intelektual dan spiritual di STIS Nurul Qarnain Jember.