Pembudidayaan Pertanian Genjer Di Desa Sukodono Pujer Bondowoso

Desa Sukodono termasuk desa yang paling unik dibandingkan dengan desa yang lain, yang mana di desa sukodono ini kebanyakan ladang pertaniannya tidak ditanami cabai atau tembakau melainkan ditanami sayur genjer, bahkan sampai dijuluki “desa genjeran”. Berikut hasil observasi peserta KKN 2023 Posko 09 tentang sayuran genjer kepada beberapa petani yang memiliki lahan yang ditanam sayuran genjer.

Sayuran genjer termasuk sayuran yang dibudidayakan di tanah yang berair seperti sawah dan tidak cocok untuk ditanam dilahan kering seperti ladang atau sawah yang sudah kering. Tidak perlu membuat bedengan, cukup lakukan penyiangan rumput dan membajak sawah. Pada biasanya di desa sukodono ini para petani membeli bibitnya kepada orang lain, karena kalau mencari sendiri sulit untuk memperolehnya.

Genjer sendiri sebenarnya bisa dibudidayakan melalui bijinya namun cara yang digunakan oleh para petani di desa sukodono ini menggunakan menanam bibit, karena cara ini jauh lebih cepat. Para petani bisa langsung menanam bibit genjer dilahan pada pagi atau sore hari, namun penanaman yang baik dilakukan pada sore hari ketika matahari telah redup sehingga mengurangi penguapan dan genjer tidak layu. Setelah itu anakan genjer ditanamkan di lahan dengan jarak sekitar 10-15 cm. Biarkan anakan genjer beradaptasi dengan lingkungan baru hingga bisa dilihat berta Bibit genjer mbahnya ukuran daun anakan yang menandakan akar genjer sudah menyebar. Dan jika diberikan pupuk yang memang khusus untuk sayuran genjer maka pertumbuhannya akan semakin cepat dan lebih optimal.

Panen dilakukan pada saat tanaman sudah mencapai umur sekitar 1 hingga 1 bulan setngah dengan cara memetik bagian tangkai bunga dan bunganya, setelah bunganya diptikselama 5-6 kali maka mengambil bagian batang herba serta daunnya. Pemanenan dapat dilakukan 3-4 hari setelah pemanenan sebelumnya. Panen genjer sebaiknya tidak terlalu tua karena rasanya lebih enak ketika masih muda dan segar. Jadi segera petik daun beserta batang tangkainya yang masih usia tanggung ditandai dengan warna masih hijau cerah (muda) dan bukan hijau gelap tua.