Mahasiswi STIS Nurul Qarnain: Padukan Pengalaman Lapangan dan Ilmu Al-Quran di Banyuwangi

Banyuwangi – Menimba ilmu tak hanya di bangku perkuliahan, namun juga di lapangan. Itulah yang diwujudkan oleh para mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nurul Qarnain Jember saat melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PPL) di Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Banyuwangi. Tak hanya mendalami ilmu peradilan agama, mereka pun mengisi waktu dengan memperdalam dan mengamalkan ilmu Al-Quran di Yayasan Safinatul Huda (Safinda) yang tak jauh dari PA tempat mereka bermalam.

Sejak subuh, hari mereka sudah penuh dengan kegiatan. Diawali dengan shalat subuh berjamaah, mereka kemudian mengikuti tadarus al-Quran bersama Ibu Nyai Lilis dalam program One Day One Juz (satu hari satu juz). Pondok Safinda memang terkenal dengan metode pembelajaran Al-Qurannya yang efektif.

Setelah sarapan, mereka berangkat menuju PA Banyuwangi dengan mobil taksi yang bekerjasama dengan Yayasan Safinda. Di sana, mereka mengikuti berbagai kegiatan peradilan agama, mulai dari mengikuti persidangan, membantu proses administrasi, hingga belajar dari para hakim dan pegawai PA.

Tak hanya itu, di malam hari, ba’da shalat Isya sekitar jam 19.30 mereka juga meluangkan waktu untuk mengajar Al-Quran kepada para santri Safinda yang berusia 3-7 tahun. Hal ini merupakan bentuk terima kasih mereka atas keramahan dan bantuan yang diberikan oleh yayasan selama PPL.

Bagi para mahasiswi STIS Nurul Qarnain, PPL di Banyuwangi ini merupakan pengalaman yang sangat berharga. Mereka tidak hanya mendapatkan ilmu peradilan agama, tetapi juga ilmu Al-Quran yang luar biasa. Pengalaman ini pun menjadi bekal mereka untuk menjadi muslimah yang berilmu dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan PPL di PA Banyuwangi dan mengajar di Pondok Safinda ini memberikan banyak manfaat bagi para mahasiswi STIS Nurul Qarnain, antara lain: bisa meningkatkan pemahaman tentang ilmu peradilan agama, pengalaman langsung dalam bekerja di lingkungan peradilan agama, membantu mengembangkan kemampuan interpersonal dan komunikasi, meningkatkan kecintaan mereka terhadap Al-Quran dan ilmu agama dan memberikan kesempatan untuk berbagi ilmu dan pengalaman dengan orang lain.

PPL di PA Banyuwangi dan mengajar di Pondok Safinda ini merupakan contoh nyata bagaimana mahasiswi STIS Nurul Qarnain mengamalkan ilmu di tengah masyarakat. Tidak hanya fokus pada ilmu akademik, tetapi juga pada pengembangan diri dan pengabdian kepada masyarakat. Bentuk kegiatan mahasiswi STIS Nurul Qarnain ini patutlah menjadi inspirasi bagi para mahasiswa lain untuk terus belajar dan berkarya, serta untuk selalu mengamalkan ilmu mereka demi kebaikan masyarakat.

Saini, S.Pd.I.,M.H.I., Dosen STIS Nurul Qarnain dan Sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan PPL di PA Banyuwangi