MAHASISWA KKN POSKO 10 STIS NURUL QARNAIN GELAR WORKSHOP “SINERGI SYARIAH UNTUK EKONOMI DAN KELUARGA” DI KANTOR DESA SUMBERDANTI

Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIS Nurul Qarnain posko 10 sukses menyelenggarakan kegiatan Workshop dengan tema “SINERGI SYARIAH UNTUK EKONOMI DAN KELUARGA: Sertifikasi Halal UMKM & Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini” di Desa Sumberdanti, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, Selasa (19/8/2025).
Acara ini diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Sumberdanti, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan workshop tersebut. “Kami menyambut baik kegiatan workshop ini, karena masyarakat perlu didampingi dalam hal peningkatan ekonomi halal sekaligus pembinaan keluarga. Semoga ilmu yang diberikan dapat bermanfaat dan benar-benar dipraktikkan,” ungkap Bapak Mulyadi, selaku Kepala Desa Sumberdanti dalam sambutannya.
Koordinator Desa (Kordes) KKN Posko 10, Nuril Faiqoh Nazyatul Islamiah, turut memberikan sambutan. Ia menyampaikan bahwa workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya sertifikasi halal bagi pelaku UMKM serta memberikan edukasi keluarga Islami dalam rangka pencegahan pernikahan dini.
“Workshop ini merupakan wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Harapannya, kegiatan ini dapat memberi manfaat nyata bagi pelaku UMKM serta keluarga di Desa Sumberdanti,” ujarnya.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber dari Dosen STIS Nurul Qarnain. Materi pertama tentang Sertifikasi Halal bagi pelaku UMKM yang disampaikan oleh Bapak Qoidul Khoir, S.Pd., M.Pd. yang merupakan Dosen sekaligus Pendamping Halal LP3H STIS Nurul Qarnain. “Sertifikasi halal bukan hanya label, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan syariah pelaku usaha kepada konsumen. Dengan sertifikasi halal, produk UMKM bisa lebih dipercaya dan berdaya saing baik secara lokal maupun di pasar global bahkan di pasar internasionall,” terang beliau.
Sementara itu, Ibu Fatmawati, S.Kom., M.H. mengupas tentang Pencegahan Pernikahan Dini dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam. “Pernikahan dini sering kali membawa dampak negatif, baik bagi kesehatan maupun kehidupan sosial. Edukasi keluarga Islami menjadi penting agar generasi muda dapat tumbuh dengan persiapan yang matang,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh masyarakat Desa Sumberdanti, khususnya pelaku UMKM dari kalangan ibu-ibu dan para remaja di lingkungan Desa Sumberdanti. Melalui workshop ini, masyarakat semakin memahami pentingnya menjalankan usaha sesuai prinsip syariah sekaligus membangun keluarga yang harmonis sesuai ajaran Islam. Dengan terlaksananya kegiatan workshop ini, mahasiswa KKN Posko 10 STIS Nurul Qarnain berharap dapat memberi kontribusi positif dalam pembangunan Desa Sumberdanti, baik di bidang ekonomi halal maupun sosial keagamaan. (NF)