KKN STIS Nurul Qarnain Ikut Tahlil Sesepuh dan Eksplorasi Ekonomi Desa Kalianyar Bondowoso

Bondowoso, 1 Agustus 2024 – Jumat pagi yang penuh berkah, peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari STIS Nurul Qarnain Jember bersama masyarakat Desa Kalianyar berbondong-bondong menuju maqbaroh muassis desa untuk mengikuti tahlil bersama. Acara yang dipimpin oleh KH. Muad Ja’far ini telah menjadi tradisi turun-temurun.

Namun, kali ini terasa berbeda karena kehadiran peserta KKN yang ikut serta dalam kegiatan tersebut. “Jarang-jarang mahasiswa KKN bisa ikut acara seperti ini,” ujar seorang warga Kalianyar yang merasa bangga dengan antusiasme mereka.

RA. Harum, koordinator posko 6 KKN STIS Nurul Qarnain, menegaskan bahwa partisipasi mereka adalah bentuk elaborasi dan upaya mengenal tradisi masyarakat setempat. “Kami merasa sudah seperti warga asli sini, padahal baru dua hari berada di posko,” tuturnya dengan penuh semangat.

Masyarakat berharap dengan kegiatan tahlil ini, dosa-dosa para leluhur dan muassis desa diampuni oleh Allah SWT serta selalu mendapatkan maghfiroh selama di alam Barzah hingga kelak di jannah-Nya. Doa bersama mengalun khusyuk, menyatukan hati dalam kebersamaan yang sakral.

Setelah acara tahlil, peserta KKN melanjutkan kegiatan dengan bersilaturahim kepada para pelaku usaha di Desa Kalianyar, khususnya di sektor produksi genteng dan batu bata, yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat desa.

Mahasiswa mengamati dengan penuh antusias bagaimana proses produksi genteng dan batu bata masih menggunakan mesin tradisional dan tenaga manusia. Mereka terkesima melihat bagaimana bahan mentah diolah hingga menjadi produk siap jual, sebuah proses yang penuh dedikasi dan keterampilan.

Beberapa pengusaha di desa ini bahkan sudah memiliki karyawan, meski sebagian besar masih dikerjakan sendiri. “Ini menunjukkan semangat kemandirian dan kerja keras masyarakat Kalianyar,” kata Harum, yang berharap kunjungan ini bisa memberikan wawasan baru bagi mahasiswa tentang potensi ekonomi pedesaan.

Sementara itu, beberapa peserta KKN lainnya mengikuti kegiatan Khatmil Qur’an rutin setiap Jumat Manis, berpindah dari satu mushalla ke mushalla lainnya, satu rumah kerumah kainnya. Kebetulan kali ini bertepatan di sebelah barat posko, dekat rumah alumni Ustadzah Faidatul Hasanah. “Ini pengalaman yang sangat berharga bagi kami,” pungkas Harum.

Kolaborasi antara KKN STIS Nurul Qarnain dan masyarakat Desa Kalianyar tidak hanya mempererat hubungan sosial tetapi juga membuka peluang pengembangan ekonomi lokal. Sebuah langkah kecil dengan harapan besar untuk masa depan yang lebih cerah. (Si)