Jember, 2 September 2024– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nurul Qarnain Jember yang tergabung dalam Posko 01 Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari, melaksanakan program unggulan yang sangat relevan dengan kebutuhan para pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa tersebut. Mereka mengadakan sosialisasi sertifikasi halal, sebuah langkah penting yang diyakini mampu menjadi katalisator dalam meningkatkan ekonomi keluarga melalui produk halal yang berdaya saing.
Acara ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa setempat, dengan kehadiran Sekretaris Desa, Bapak Santos, beserta jajarannya, termasuk perwakilan RT/RW dan kepala dusun dari Bulangan dan Peji. Sosialisasi ini semakin menarik karena mahasiswa STIS Nurul Qarnain berinisiatif untuk mendatangkan dosen internal mereka, Ibu Awaliya Syafitri, B.A., M.A., sebagai narasumber utama. “Kualitas keilmuan kita tidak kalah dengan pakar luar,” ujar salah satu mahasiswa, menegaskan kepercayaan diri mereka dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

Dalam pemaparannya, Ibu Awaliya Safithri mengawali dengan mengutip ayat Alquran dari surat Al-Baqarah ayat 168, yang menekankan pentingnya konsumsi makanan yang halal dan baik untuk kesehatan. “Sertifikasi halal bukan hanya soal keyakinan, tapi juga soal legalitas yang harus dibuktikan,” tegasnya. Ia menjelaskan bahwa sertifikasi halal adalah proses yang memastikan setiap produk memenuhi standar hukum dan syariah Islam, melalui pemeriksaan yang ketat oleh lembaga sertifikasi halal terhadap bahan dan proses produksinya.
Sosialisasi ini bertujuan untuk membuka mata para pelaku UMKM di Desa Lengkong tentang pentingnya sertifikasi halal sebagai sarana untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing produk mereka. Dengan memiliki sertifikasi halal, produk UMKM tidak hanya diakui di pasar lokal, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk menembus pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.
Setelah sosialisasi selesai, dilanjutkan dengan terjun ke lapangan, mengunjungi UMKM di Desa Lengkong sebagai bentuk pendampingan. Pendampingan ini bertujuan untuk membantu para pengusaha mengurus sertifikasi halal secara gratis, sebuah inisiatif yang disambut dengan antusias oleh para pelaku UMKM.
Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi para pengusaha UMKM, tetapi juga memberikan dampak positif dalam membangun kesadaran akan pentingnya produk halal. Mahasiswa KKN STIS Nurul Qarnain berharap, dengan adanya sosialisasi dan pendampingan ini, Desa Lengkong dapat menjadi contoh desa yang mandiri secara ekonomi dengan produk-produk halal yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. (RS)