Dua Mahasiswi STIS Nurul Qarnain Guncang Ajang Nasional FAPERTA FAIR 8! Borong Medali Emas, Perak, dan Gelar Poster Favorit di Lombok Nusa Tenggara Barat

Lombok, 11 Oktober 2025, menjadi saksi kiprah luar biasa dua mahasiswi STIS Nurul Qarnain yang berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Dalam ajang FAPERTA FAIR 8 yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian Universitas Nahdlatul Wathan Mataram bekerja sama dengan Yayasan Rizki Prima Sentosa Present, tim STIS Nurul Qarnain tampil memukau dan berhasil membawa pulang Medali Emas, Perak, serta penghargaan Poster Favorit Nasional. Acara bergengsi ini berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Oktober 2025 di Lombok, dan diikuti oleh lebih dari 80 peserta dari berbagai universitas ternama se-Nusantara.

Kebanggaan semakin terasa karena di antara deretan kampus besar yang ikut berkompetisi, STIS Nurul Qarnain menjadi satu-satunya institusi sekelas sekolah tinggi yang mampu menembus podium kemenangan. Dua srikandi kampus, Bella Putri Sabilla dan Mutia Tsamratus Sabrina, tampil luar biasa dengan membawa konsep penelitian inovatif yang menyoroti isu-isu hukum dan sosial-ekonomi masyarakat modern. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kualitas dan daya saing akademik tidak diukur dari status institusi, tetapi dari semangat juang dan kualitas intelektual para mahasiswanya.

Yang menarik, ajang ini tidak memisahkan peserta berdasarkan kategori kampus atau tingkatan studi. Semua peserta bersaing dalam satu arena yang sama—baik peraih Gold Medal, Silver Medal, maupun penghargaan Favorite Poster dinilai murni berdasarkan inovasi, argumentasi ilmiah, dan kekuatan presentasi. Dalam atmosfer kompetisi yang ketat, Bella dan Mutia berhasil mencuri perhatian dewan juri berkat penyampaian yang sistematis, ide yang kontekstual, serta desain poster ilmiah yang menarik dan komunikatif.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa STIS Nurul Qarnain telah menjelma menjadi pusat pengembangan intelektual muda yang siap bersaing di kancah nasional. Dukungan penuh dari para dosen pembimbing serta lingkungan akademik yang kondusif mendorong lahirnya mahasiswa berkarakter riset dan berorientasi prestasi. Tak hanya unggul dalam teori, tetapi juga piawai dalam mengonversi ilmu menjadi karya ilmiah yang solutif dan aplikatif.

Kemenangan ini disambut dengan penuh kebanggaan oleh seluruh civitas akademika STIS Nurul Qarnain. Mereka melihat capaian Bella dan Mutia bukan hanya sebagai kemenangan personal, melainkan juga simbol kebangkitan semangat ilmiah mahasiswa kampus Islam terpadu tersebut. Momentum ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi, berkompetisi, dan membawa nama baik kampus di tingkat nasional hingga internasional.

Dalam keterangannya, Wakil ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Bapak Saini, S.Pd.I., M.H.I., selaku dosen pembimbing sekaligus pendamping resmi dalam kegiatan tersebut, menyampaikan rasa bangganya terhadap capaian anak didiknya.
“Keberhasilan Bella dan Mutia bukanlah hasil instan, melainkan buah dari ketekunan, kedisiplinan, dan semangat belajar yang tinggi. Mereka membuktikan bahwa kampus kecil sekalipun dapat berbicara besar di panggung nasional bila dibekali niat tulus dan komitmen akademik yang kuat. Saya berharap semangat ini menular ke mahasiswa lain untuk terus berkarya dan menembus batas,” ungkapnya penuh haru.

Dengan semangat “Berilmu, Berakhlak, dan Berprestasi,” STIS Nurul Qarnain menegaskan posisinya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak sarjana, tetapi juga melahirkan generasi emas yang siap mengubah peta akademik bangsa. Prestasi Bella Putri Sabilla dan Mutia Tsamratus Sabrina di FAPERTA FAIR 8 menjadi bukti bahwa dari kampus kecil pun, bisa lahir karya besar yang mengguncang panggung nasional.