Jember – Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nurul Qarnain Jember kembali menorehkan langkah penting dalam pengembangan jejaring pendidikan internasional. Pada awal tahun akademik 2025 – 2026 ini, kampus secara resmi menyambut kedatangan mahasiswa baru asal Thailand. Kehadirannya menjadi simbol nyata komitmen STIS Nurul Qarnain dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan Islam di tingkat Asia Tenggara.
Sebelum prosesi penyambutan resmi di kampus, mahasiswa internasional asal Thailand terlebih dahulu melaksanakan kunjungan ke lingkungan Pondok Pesantren Nurul Qarnain Jember dan sowan kepada Pengasuh, Wakil Pengasuh serta beberapa pengurus pesantren sebagai bentuk penghormatan dan pengenalan awal terhadap tradisi keilmuan pesantren
Acara penyambutan digelar di Meeting Room lt. I STIS Nurul Qarnain Jember dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Turut hadir Ketua STIS Nurul Qarnain Jember, jajaran pimpinan, dosen, serta perwakilan mahasiswa. Dalam sambutannya, Ketua STIS Nurul Qarnain Jember menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kepercayaan mahasiswa Thailand yang memilih melanjutkan studi di lembaga ini. “Kehadiran mahasiswa internasional merupakan bentuk pengakuan terhadap mutu pendidikan yang kita kembangkan. Ini juga menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring akademik dan mempererat hubungan persaudaraan antarbangsa,” ujarnya.

Dalam acara penyambutan mahasiswa internasional asal Thailand di STIS Nurul Qarnain Jember, suasana haru dan penuh kebanggaan turut dirasakan oleh pendamping asal Thailand yang hadir yakni Mr. Rorsi Che-mudo (Direktor Program International Teaching Practical Program Thailand) dan Mr. Mayusoh Wea Arlee (Koordinator Program International Teaching Practical Program). Perwakilan mahasiswa asal Thailand, Mr. Rorsi Che-mudo (Direktor Program International Teaching Practical Program Thailand), menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh civitas akademika STIS Nurul Qarnain atas sambutan hangat dan perhatian besar yang diberikan selama penyambutan ini.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada STIS Nurul Qarnain Jember yang telah membuka pintu selebar-lebarnya bagi anak-anak kami untuk menimba ilmu di Indonesia. Kami percaya, dengan bimbingan para dosen dan suasana keislaman yang kuat, anak-anak kami tidak hanya akan menjadi cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki wawasan luas tentang Islam yang rahmatan lil ‘alamin, terlebih disini merupakan lingkungan pesantren” ujarnya dengan penuh haru.
Muhammad Khadafee Buwae, Mahasiswa asal Thailand tersebut diterima melalui program kerja sama pendidikan antara STIS Nurul Qarnain dan lembaga mitra di Thailand Selatan. Program ini bertujuan memperkuat pertukaran ilmu, budaya, dan nilai-nilai pesantren dan keislaman yang moderat. Selama masa studi, mereka akan mendapatkan pendampingan akademik dan kultural agar dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan kampus yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren Nurul Qarnain dan masyarakat Jember.
Selain memperkaya dinamika akademik, kehadiran mahasiswa Thailand diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi internasional di bidang riset dan memperkuat pengabdian masyarakat yang sudah terjalin cukup lama. STIS Nurul Qarnain berkomitmen menjadikan keberagaman ini sebagai modal penting untuk menciptakan atmosfer pendidikan yang inklusif dan berwawasan global, sejalan dengan visi kampus sebagai pusat kajian Islam yang unggul dan berdaya saing internasional.
Dengan langkah strategis ini, STIS Nurul Qarnain Jember semakin menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi Islam yang adaptif terhadap perubahan global sekaligus konsisten menanamkan nilai-nilai keilmuan, spiritualitas, dan kemanusiaan universal berbasis pesantren dalam setiap proses pendidikannya.