Senin, 28 Juli 2025 menjadi momentum penting bagi 85 mahasiswa STIS Nurul Qarnain Jember yang secara resmi dilepas untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di berbagai wilayah pengabdian. Acara pelepasan yang berlangsung di depan Dhalem Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qarnain ini dihadiri oleh segenap pimpinan kampus, Dosen Pembimbing, dewan pendidikan, serta para peserta KKN
Dalam sesi sambutan pertama, Ketua STIS Nurul Qarnain, Dr. Bachrul Ulum, S.Sy., M.H.I menekankan bahwa KKN tidak boleh dipahami hanya sebagai formalitas akademik, melainkan sebagai sarana nyata untuk mengabdi dan belajar langsung dari masyarakat. Ia berpesan agar mahasiswa menjunjung tinggi nilai kerja tim, tidak bekerja sendiri-sendiri, serta senantiasa menjaga etika dalam interaksi sosial. “Saya berharap kehadiran kalian berdampak positif, tidak hanya bagi masyarakat, tetapi juga membawa nama baik kampus,” ujarnya.
Sambutan kedua disampaikan oleh KH. Badruttamam, M.H.I, selaku Ketua Dewan Pendidikan. Ia mengingatkan bahwa para peserta KKN membawa nama baik Pondok Pesantren Nurul Qarnain dalam setiap langkah mereka di tengah masyarakat. “Tolong jaga pergaulan, khususnya antara laki-laki dan perempuan. Seriuslah dalam menjalankan program,” tegas beliau.
Acara ditutup dengan tausiyah oleh Khodimul Ma’had KH. Yazid Karimullah. Beliau menekankan pentingnya niat tulus dalam khidmah. “Yang menggaji kalian adalah Allah, maka jangan khawatir. Santri itu ada di mana-mana, tapi tidak kemana-mana. Jadilah santri sejati,” pesannya. Beliau juga menekankan pentingnya kecerdasan (fathonah), rasa malu sebagai landasan moral, tidak mencari-cari penghormatan dari orang lain, serta menegakkan disiplin layaknya shalat yang teratur.
Pelepasan ini menjadi titik awal perjalanan mahasiswa dalam menebar manfaat dan menumbuhkan semangat pengabdian. KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi ladang amal dan pembuktian jatidiri sebagai santri intelektual yang siap hadir untuk umat dan masyarakat luas.(HS)




