Dosen STIS Nurul Qarnain Menjadi Presenter Dalam International Conference Di Hatyai, Thailand

Institut Of Science Innovation And Culture, Rajamangala University mengelenggarakan International Conference yang bertajuk “Interreligious Dialogue For Reconciliation and Resiliance” pada 19 Oktober 2024.  Salah satu forum akademik internasional yang konsen dalam bidang dialog antar agama dan pemulihan pasca konflik di kawasan asia tenggara. Seminar internasional ini menjadi wadah bagi para akademisi untuk mempromosikan pemahaman yang lebih inklusif mengenai moderasi beragama, serta memperluas wawasan internasional terkait peluang dan tantangan dialog antaragama di indonesia dan dunia.

Kegiatan ini diikuti tidak kurang dari 60 presenter dalam sesi panel. Hadir sebagai Key-Note speaker, Prof. Pagon Sinsuriya(Thailand), Dr. Nadja Furlan Stante(Slovenia), Prof. Dr. Abu Rokhmad(Indonesia).

Hasbi Ash Shiddiqi, Lc., M.H salah satu Dosen STIS Nurul Qarnain dari Prodi Hukum Keluarga Islam berkesempatan menjadi presenter dalam sesi panel. Adapun tema yag diangkat yaitu “Muslim -Cristian Relations of Madura Ethnicity, Sumberjambe District, Jember Regency Sosial Construction Perspektif”. Saat dikonfirmasi ia menceritakan bahwa international conference ini layak untuk diikuti. Dimulai dari pengiriman abstrak, hingga kemudian mendapatkan LoA(Letter Of Accept)  menambah kepercayaan untuk melanjutkan sampai pengiriman full paper. adapun alasan  memilih judul tersebut berangkat dari rasa ingin mempromosikan perdamaian dan kerukunan antara ummat muslin dan kristen etnis madura di kecamatan sumberjambe. Meskipun berbeda agama, ada ikatan emosional yang kuat yaitu sesama entis madura sehingga mereka bisa hidup rukun berdampingan. “ini layak dikaji dari perspektif Konstruksi Sosial” Ujarnya.(Af)