STIS Nurul Qarnain Gelar Ujian Skripsi Perdana: Tiga Mahasiswi Berhasil Pertahankan Penelitian

Jember, 13 September 2024 – STIS Nurul Qarnain Jember resmi menggelar ujian munaqosah skripsi perdana di ruang sidang utama lantai 1 gedung STIS Nurul Qarnain. Acara ini menjadi momentum penting bagi institusi pendidikan tinggi tersebut, yang tengah mempersiapkan lulusan-lulusan unggul di bidang Hukum Keluarga Islam dan Hukum Ekonomi Syariah. Ujian kali ini diikuti oleh tiga mahasiswi yang berhasil menunjukkan dedikasi dan hasil penelitian terbaik mereka di hadapan para penguji.

Sidang ujian yang berlangsung pada hari Jumat ini dihadiri oleh tiga penguji yang terdiri dari ketua sidang, penguji pertama, dan penguji kedua dan didampingi satu sekretaris sidang. Secara bergantian, ketiga mahasiswi mempresentasikan hasil riset mereka, yang mencakup berbagai topik terkait hukum keluarga Islam. Para penguji dengan cermat memberikan masukan dan kritik terhadap penelitian yang disampaikan, sembari menguji pemahaman mendalam dari masing-masing mahasiswi.

Sidang skripsi perdana ini langsung dipimpin oleh Ketua STIS Nurul Qarnain, Dr. Bachrul Ulum, S. Sy., M.H.I. disampingi penguji 1 Oleh Wakil Ketua III, Saini, S.Pd.I., M.H.I, dan penguji 2 oleh Kaprodi HKI, Moh. Jeweherul Kalamiah, M.H.I.

Ketiga mahasiswi tersebut berhasil melewati ujian dengan baik, mempertahankan argumen dan temuan penelitian mereka dengan komitmen yang tinggi. Tak hanya sekedar memaparkan hasil riset, mereka juga menjawab berbagai pertanyaan kritis dari para penguji dengan percaya diri. Salah satu penguji bahkan memuji kedalaman analisis serta kekuatan data yang digunakan oleh mahasiswi dalam mempertahankan skripsi mereka.

Ketua STIS Nurul Qarnain, yang turut hadir memimpin jalannya sidang ujian munaqosah perdana ini, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada mahasiswi dan para penguji. Menurutnya, pencapaian ini merupakan awal dari langkah besar STIS Nurul Qarnain dalam mencetak sarjana-sarjana yang kompeten dan siap berkontribusi dalam masyarakat, khususnya dalam bidang hukum keluarga Islam. “Kami berharap para mahasiswa yang lain dapat termotivasi oleh keberhasilan ini,” ujar beliau.

Saran juga diberikan kepada mahasiswa yang akan menghadapi ujian munaqosah berikutnya. Ketua juga menekankan pentingnya persiapan matang, mulai dari pemahaman metodologi penelitian hingga penguasaan materi yang mendalam. Kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif dan menjawab pertanyaan dengan logika yang kuat akan sangat membantu mahasiswa dalam menghadapi ujian.

Dengan suksesnya ujian perdana ini, harapan besar tertuju pada lulusan-lulusan STIS Nurul Qarnain yang akan datang. Mereka diharapkan tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki wawasan yang luas dan mampu memberikan solusi atas berbagai permasalahan hukum keluarga yang ada di masyarakat (Si).