Bondowoso, 2 Agustus 2024 bertempat di balai desa Kemirian, PPS Desa Kemirian menyelenggarakan rapat pleno DPHP. Acara ini melibatkan Panwaslucam Tamanan, PPS, Kepala Desa, Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, dan Peserta KKN dari STIS Nurul Qarnain. Langkah ini patut diapresiasi karena tidak hanya memperkenalkan alur pemilu kepada peserta KKN, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi mereka.

Peserta KKN mendapatkan wawasan langsung mengenai mekanisme dan sistematika rapat pleno sebagai bagian dari tahapan pemilu. Pengalaman ini akan sangat berguna jika mereka kelak berperan sebagai penyelenggara pemilu, setidaknya mereka telah memiliki pemahaman dasar tentang proses ini.
Setelah pleno, peserta KKN posko 8 Desa Kemirian turut berpartisipasi dalam rapat persiapan acara peringatan kemerdekaan yang dipimpin oleh Kepala Desa dan perangkat desa serta sekdes. Kesediaan peserta KKN untuk bergabung dengan panitia acara peringatan Hari Republik Indonesia ke-79 menunjukkan semangat kolaboratif mereka dalam mensukseskan acara-acara desa.
Sementara itu, beberapa anggota KKN STIS Nurul Qarnain lainnya terlibat dalam pendampingan POSBINDU PTM (Posyandu Khusus Lansia) di Dusun Lumbung Kemirian. Acara rutin ini, yang berlangsung di rumah Ibu Eva, difokuskan pada pemeriksaan kesehatan lansia oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Tamanan.
Partisipasi mahasiswa KKN dalam kegiatan POSBINDU mendapat apresiasi tinggi dari petugas kesehatan. Kehadiran mereka dianggap sangat membantu dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan, sehingga program ini bisa berjalan lebih lancar dan efisien.
Keterlibatan aktif peserta KKN dalam berbagai kegiatan di Desa Kemirian diharapkan dapat menggali potensi desa dalam berbagai aspek, mulai dari lifeskill, kesehatan, hingga peta politik. Dengan terjalinnya relasi kekeluargaan antara aparat desa, alumni, PPS, dan petugas kesehatan, pelaksanaan kegiatan di desa menjadi lebih mudah dan harmonis.

Semangat kolaborasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa KKN tidak hanya sekadar menjalankan tugas akademis, tetapi juga berkontribusi nyata dalam kehidupan masyarakat desa. Harapannya, hubungan baik ini terus terjalin dan memberikan manfaat jangka panjang bagi semua pihak yang terlibat.
Dengan demikian, Desa Kemirian dapat terus berkembang melalui sinergi yang baik antara semua elemen masyarakat, termasuk para mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN. Mereka tidak hanya belajar, tetapi juga memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat sekitar.(Si)