Perluas Tempat KKN-PPL Internasional, STIS Nurul Qarnain Jember Jalin Kerjasama dengan Pengurus Masjid Al Ghufran dan SMI-IQKL Malaysia

STIS Nurul Qarnain Jember terus berkomitmen untuk memperluas jangkauan program KKN-PPL Internasional mereka. Dalam langkah terbaru, institusi pendidikan ini menjalin kerjasama dengan Pengurus Masjid Al Ghufran dan Sekolah Menengah Islam Institut Qur’an Kuala Lumpur (SMI-IQKL) Malaysia pada Tanggal 15 Juli 2024 di Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan pengalaman internasional yang lebih luas dan bermanfaat bagi mahasiswa, serta mempererat hubungan antara dua negara melalui pendidikan dan kegiatan sosial.

Kerjasama ini diinisiasi dan dilaksanakan oleh UNIRA Malang yang dimulai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara pihak STIS Nurul Qarnain dan kedua institusi di Malaysia. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari ketiga pihak, termasuk para pengurus masjid, kepala dan pengurus sekolah serta perwakilan dari STIS Nurul Qarnain. Dalam sambutannya, Ketua STIS Nurul Qarnain, Dr. Bachrul Ulum, S.Sy., M.H.I. menyatakan bahwa kerjasama ini merupakan bagian dari upaya untuk memberikan pengalaman yang lebih beragam dan kontekstual bagi para mahasiswa. Dengan terlibat langsung dalam kegiatan internasional, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan adaptasi, kepemimpinan dan pemahaman lintas budaya yang lebih baik.

Pengurus Masjid Al Ghufran dan Sekolah Menengah Islam IQKL Malaysia menyambut baik inisiatif ini. Mereka menilai bahwa kolaborasi ini akan membawa banyak manfaat, tidak hanya bagi mahasiswa STIS Nurul Qarnain, tetapi juga bagi komunitas setempat di Malaysia. Ustaz Muhammad Ali Mukhtar bin Abu Bakar selaku Kepala Imam Masjid Al Ghufran Kuala Lumpur mengatakan bahwa Mahasiswa yang melakukan KKN-PPL di sana akan terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari pendidikan, keagamaan, hingga sosial kemasyarakatan. Dengan demikian, program ini tidak hanya memperkaya pengalaman akademis mahasiswa, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat setempat.

Program KKN-PPL Internasional ini mencakup berbagai kegiatan yang dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa. Di Masjid Al Ghufran, mahasiswa akan terlibat dalam program-program keagamaan seperti pengajaran Al-Quran, ceramah agama, dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Sementara itu, di Sekolah Menengah Islam IQKL, mahasiswa akan berpartisipasi dalam kegiatan pengajaran, pengembangan kurikulum, serta berbagai aktivitas ekstrakurikuler. Selain itu, mahasiswa juga akan diajak untuk memahami dan mempelajari sistem pendidikan dan budaya lokal, sehingga mereka dapat memberikan kontribusi yang lebih efektif.

Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi model bagi institusi pendidikan lainnya yang ingin mengembangkan program internasional mereka. Dengan memanfaatkan jaringan dan kerjasama internasional, institusi pendidikan dapat memberikan nilai tambah yang signifikan bagi mahasiswanya. Ketua STIS Nurul Qarnain menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam dunia pendidikan saat ini. Menurutnya, pengalaman internasional tidak hanya memperkaya wawasan mahasiswa, tetapi juga membantu mereka dalam menghadapi tantangan global di masa depan.

Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan mahasiswa STIS Nurul Qarnain dapat lebih siap menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif dan global. Mereka akan memiliki pengalaman yang berharga, baik dari segi akademis maupun sosial, yang akan menjadi modal penting dalam pengembangan karir mereka. Kerjasama ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara Indonesia dan Malaysia, serta menjadi langkah awal bagi kerjasama-kerjasama internasional lainnya di masa depan. (BM)