Tingkatkan Publikasi Ilmiah, STIS Nurul Qarnain Kirim Dosen Ikuti Bootcamp Jurnal Advance di UNUJA Probolinggo

Jember, 10 Juli 2024 – Dalam rangka meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nurul Qarnain Jember mengirimkan 5 dosennya untuk mengikuti Bootcamp Pelatihan Penulisan Jurnal tingkat Advance di Pascasarjana Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Probolinggo. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 8-9 Juli 2024 ini, merupakan kelanjutan dari Bootcamp Pelatihan Penulisan Jurnal tingkat Pemula yang telah diikuti sebelumnya.
Bootcamp kali ini menghadirkan beberapa perbedaan signifikan dibandingkan dengan sebelumnya. Salah satunya adalah teknis mentoring yang lebih intensif dan komprehensif, dengan jumlah peserta yang lebih sedikit. Hal ini memungkinkan para mentor untuk memberikan bimbingan yang lebih personal dan mendalam kepada para peserta.
Kedekatan emosional yang terjalin antara peserta dan mentor pun menjadi salah satu faktor yang membuat bootcamp ini semakin berkesan. Para peserta tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga membangun jaringan dan kolaborasi dengan para mentor dan sesama peserta.
Materi yang disampaikan dalam bootcamp ini pun sangat bermanfaat dan langsung dapat diaplikasikan dalam penulisan jurnal bereputasi tinggi. Para peserta dibekali dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan, mulai dari pemilihan topik jurnal yang tepat, hingga teknik penulisan dan publikasi yang efektif.
Hasil dari bootcamp ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di lingkungan STIS Nurul Qarnain. Kemampuan para dosen dalam menulis jurnal bereputasi tinggi akan membawa manfaat bagi kemajuan institusi dan juga bagi pengembangan ilmu pengetahuan secara keseluruhan.
Kegiatan ini merupakan bukti komitmen STIS Nurul Qarnain dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian. Dengan meningkatkan kemampuan dosen dalam menulis jurnal, diharapkan STIS Nurul Qarnain dapat menghasilkan karya-karya ilmiah yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat luas.