Pada tanggal 29-30 Juni 2024, STIS Nurul Qarnain Jember mengirimkan delegasi dosen dan LPPM untuk mengikuti boot camp batch II pelatihan penulisan artikel ilmiah di Universitas Nurul Jadid (UNUJA). Acara ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan para dosen dalam menulis artikel yang layak dipublikasikan di jurnal bereputasi internasional.

Boot camp yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan para ahli di bidang penulisan akademik dan publikasi internasional. Para peserta mendapatkan pelatihan intensif mengenai teknik penulisan, etika publikasi, dan strategi pengajuan artikel ke jurnal bereputasi. Selain itu, mereka juga berkesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para editor jurnal ternama dan mendapatkan umpan balik konstruktif terhadap artikel yang telah mereka buat pada saat acara boot camp berlangsung.
Direktur pascasarjana UNUJA, Assoc. Prof. Dr. H. Baharun, M.Pd., menyampaikan bahwa boot camp ini merupakan salah satu bentuk nyata dari komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan akademik para peneliti lebih-lebih para dosen. “Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, para peneliti dapat meningkatkan kualitas penulisan mereka sehingga lebih siap bersaing di kancah internasional,” ujarnya.
Delegasi dari STIS Nurul Qarnain terdiri dari tujuh dosen yang telah dipersiapkan untuk pengembangan karir dosen dan kampus serta komitmen mereka dalam bidang penelitian. Ketua STIS Nurul Qarnain, Dr. Bahcrul Ulum, S.Sy., M.H.I., mengungkapkan kebanggaan dan memacu terhadap partisipasi dosen dalam acara ini. “Ini adalah kesempatan emas bagi dosen kami untuk belajar langsung dari para ahli dan meningkatkan kemampuan mereka dalam penulisan ilmiah. Kami berharap mereka dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk mempublikasikan karya-karya mereka di jurnal bereputasi,” kata Dr. Bahcrul Ulum, S.Sy., M.H.I.

Salah satu peserta, Moh. Jeweherul Kalamiah, S.H.I., M.H. mengaku sangat antusias mengikuti bootcamp ini. “Saya sangat berterima kasih atas kesempatan ini. Pelatihan ini sangat membuka wawasan saya tentang bagaimana menulis artikel yang baik dan diterima di jurnal internasional,” ungkapnya.
Selain memberikan pelatihan teknis, boot camp ini juga menyertakan sesi-sesi diskusi kelompok dan bimbingan langsung dari para mentor. Hal ini memungkinkan peserta untuk mendapatkan umpan balik yang mendalam dan spesifik terkait artikel yang sedang mereka kerjakan. Diskusi ini juga menjadi ajang bagi para peneliti untuk berbagi pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi dalam penulisan artikel ilmiah.
Para peserta juga diberi kesempatan untuk mempresentasikan draft artikel mereka di hadapan panel ahli. Presentasi ini tidak hanya melatih kemampuan komunikasi ilmiah mereka, tetapi juga memberikan pengalaman nyata bagaimana proses review oleh rekan sejawat berlangsung. Hal ini diharapkan dapat mempersiapkan mereka lebih baik dalam menghadapi proses review saat mereka mengajukan artikel ke jurnal bereputasi.
Antusiasme peserta terlihat jelas selama acara berlangsung. Banyak dari mereka yang aktif bertanya dan berdiskusi dengan para mentor. Menurut Dr. Umar Mansur, MA., salah satu mentor, semangat ini adalah indikasi positif bahwa para peneliti memiliki potensi besar untuk bersaing di level internasional. “yang mereka butuhkan adalah pembekalan yang tepat dan dukungan berkelanjutan,” tambahnya.
Selain dari sisi akademik, boot camp ini juga memberikan wawasan tentang etika dalam penulisan dan publikasi ilmiah. Para peserta diajarkan tentang pentingnya kejujuran dan integritas dalam penelitian, termasuk bagaimana menghindari plagiatisme dan praktik tidak etis lainnya. Ini adalah aspek penting yang harus dipahami oleh setiap peneliti untuk menjaga kredibilitas dan reputasi akademik.
Di akhir acara, Direktu pascasarjana UNUJA yang juga sebagai mentor, Assoc. Prof. Dr. H. Baharun, M.Pd., mengapresiasi kerja keras para peserta dan panitia. “Kami sangat bangga dengan pencapaian kalian selama boot camp ini. Semoga ilmu yang didapatkan dapat diterapkan dalam penulisan artikel ilmiah yang berkualitas dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia akademik,” tutupnya. Dengan selesainya boot camp batch II ini, UNUJA berharap dapat terus mengadakan program-program serupa yang memberikan manfaat besar bagi perkembangan akademik khususnya bagi dosen.
Pewarta : Moh. Jeweherul Kalamiah, S.HI., M.H. (Dosen STIS Nurul Qarnain Jember)