Salah satu program kerja dari posko 04 KKN STIS Nurul Qarnain yang berada di Dusun Baru Rejo Desa Kalibarumanis Kecamatan Kalibaru Kabupaten Banyuwangi, kegiatan ini di lakuan dalam bentuk untuk mengetahui jenis jenis kopi yang berada di daerah kalibaru, khususnya desa kalibaru manis yang berada tepat di bawahnya gunung gumitir.
Muhammad Roki Ardiansyah Selaku Kordinator Desa Ikut terjun langsung kepada petani untuk mencari data data tentang kopi. Juga tidak dapak di pungkiri kegiatan ini sangat membantu kita untuk melihat secara langsung penanaman dan perberdayaan kopi nangka.
Kopi Liberika atau bisa di sebut dengan kata ilmiah Coffea liberica var, yaitu merukapan kopi yang mempunyai ciri khas tersendiri berbeda dengan kopi kopi lainnya, kopi liberika biasnya di kenal oleh masyarakat kalibarumanis dengan sebutan kopi Nangka karena memiliki bau yang sangat wangi menyerupai bau Nangka.

Boy Mantoro adalah seorang petani kopi yang 9 di desa Kalibarumanis, beliau juga banyak nenanam berbagai jenis kopi, seperti kopi Robusta, Kopi Nangka (Liberika), Arabica, Kopi Brazil, dari beberapa jenis kopi yang beliau tanam, kopi Nangka paling mahal dari pada kopi yang lainnya.
Unik dan khasnya kopi Nangka tersebut oleh pak Boy Mantoro lantaran di budidayakan di daerah kalibaru yang berada di dataran tinggi, dataran tinggi memang cocok untuk nenanam berbagi jenis tanaman kopi ucap pak Boy Mantoro. Dari segi bentuk kopi, kopi Nangka mempunyai bentuk yang lebih kecil dari pada kopi jenis arabika dan robusta.
Pohon dari kopi Nangka tersendiri bisa tumbuh 4 sampai 7 meter, menurut pak Boy Mantoro kopi Nangka jika sembarangan memproses maka ciri khas dari kopi terssebut akan hilang, oleh karena itu harus orang orang yang benar ahli memproses kopi Nangka tersebut