Seorang dosen STIS Nurul Qarnain Jember telah lulus dan mendapatkan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) kerjasama Kementerian Agama Republik Indonesia bersama LPDP untuk melanjutkan pendidikannya pada program Doktor (S3).
Adapun dosen STIS NQ yang lulus mendapatkan beasiswa tersebut yaitu, Mohammad Firmansyah, M.H., M.Pd. yang merupakan dosen tetap pada program studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) di STIS Nurul Qarnain Jember. Ia menjelaskan, bahwa tahun 2022 ini Kementerian Agama RI meluncurkan beberapa beasiswa, salah satunya Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) bagi dosen Perguruan Tinggi Akademik (PTA) Dalam dan Luar Negeri.
“Pengelola dana beasiwa ini adalah Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Animo masyarakat akademisi sangat besar dalam mengikuti program BIB ini. Ada seribu lebih pendaftar yang menaruhkan nasib namun hanya ratusan kuota yang ditetapkan sebagai penerima beasiswa PTA dalam negeri. Salah satu penerima beasiswa ini adalah dosen STIS Nuru Qarnain Jember, Mohammad Firmansyah, M.H., M.Pd.,” jelasnya.

Lanjutnya, ada beberapa persyaratan dalam program beasiswa ini diantaranya, Surat rekomendasi dari kampus asal, Surat rekomendasi dari akademisi, proposal disertasi, Letter of Acceptance (LoA) dan lain sebagainya. Persyaratan ini dapat dilengkapi sebagai bagian dari persyaratan administrasi.
“Kita sangat berterimakasih sekali kepada pihak kampus STIS NQ yang telah memfasilitasi untuk melengkapi persyaratan pendaftaran. Banyak sekali kemudahan yang diberikan baik oleh pihak pesantren maupun dari Ketua STIS NQ. Selain itu teman-teman sejawat juga membantu dalam memberikan informasi dan strategi agar bisa lulus. Terimakasih banyak atas support dan doanya selama ini,” ucap Firman.

Firman mengakui, motivasi terbesar yang mendorong semangat dan gigih dalam mengikuti program ini adalah semangat berkontribusi bagi dunia pendidikan. Ia tak ingin kuliah S3 nantinya tersendat di tengah jalan sehingga sangat membutuhkan biaya. Biaya perkuliahan merupakan faktor utama penunjang terlaksananya perkuliahan yang optimal dan maksimal. Dengan memperoleh program ini, ia bisa fokus mengikuti perkuliahan. Artinya Firman bisa memaksimalkan waktu secara penuh dalam menggali dan mengembangkan diri ketika menjalani perkuliahannya.
“Setelah menyelesaikan studi doktoral nanti saya ingin memiliki bekal lebih banyak lagi untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas Pendidikan pada Kampus dan PP Nurul Qarnain khususnya, serta Indonesia,” ungkap Firman.
Sementara itu, Ketua STIS NQ Jember, Bachrul Ulum, S.Sy., M.H.I. memberikan ucapan selamat dan sukses kepada Mohammad Firmansyah salah seorang Dosen di kampus yang ia pimpin yang telah lulus mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya ke tingkat Doktor (S3). “Kami keluarga besar civitas akademika STIS NQ Jember mengucapkan selamat dan sukses kepada Mohammad Firmansyah yang telah lulus meraih beasiswa pendidikan Indonesia dari Kemenag RI bagi dosen Perguruan Tinggi Akademik (PTA) Dalam dan Luar Negeri untuk mengikuti program doktor (S3),” ucapnya.
Bachrul Ulum menambahkan, bahwa Firmansyah merupakan dosen tetap di STIS Nurul Qarnain Jember. Jika nanti ia menamatkan program doktornya, maka STIS NQ mendapat tambahan dosen tetap yang menyandang gelar Doktor. “Alhamdulillah, tentunya kami sangat bersyukur atas pencapaian dan keberhasilan ini, semoga jika program doktor ini nantinya telah diraih Mas Firman, maka dosen STIS NQ yang menyandang gelar doktor semakin bertambah”, Lanjutnya.
Bachrul Ulum berharap kepada dosen-dosen yang lain juga dapat melanjutkan studinya ke program doktoral. Karena ini sangat pengaruh terhadap akreditasi kampus dan juga kualitas kampus.
“Semakin banyak dosen yang menyandang gelar doktor, tentu kedepannya STIS NQ terus melahirkan dosen-dosen yang menyandang gelar Doktor. Sehingga dengan demikian STIS NQ semakin mantap dalam mendidik putra-putri bangsa sebagai generasi penerus kedepannya,” papar Bachrul Ulum.