Dalam rangka memperingati HUT Ke-77 RI KKN STIS Nurul Qarnain posko 05 Desa Sumber Pandan mengadakan suatu kegiatan bersama warga/masyarakat RT. 09, RT. 10, RT. 11, RT. 12, RT. 13, dan RT. 14 yang dikemas dalam bentuk “Shalawat dan Dzikir Bersama”. Dalam acara tersebut dihadiri oleh K.H. Fawaid Yazid dan K.H. Badrud Tamam, beliau berdua adalah Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qarnain serta dimeriahkan oleh Jamiyah Hadrah Al-Amin Sumber Pandan. Acara tersebut dihadiri sekitar 350 warga muslimin-muslimat, di antaranya Kepala Desa serta jajarannya, tokoh masyarakat dan para warga yang bertempat di utara masjid Al-Amin di kediaman Bapak H. Laeli pada Selasa, 16 Agustus 2022 Pukul 19.00 WIB.
Dalam sambutannya Bapak Kepala Desa mengatakan, “Sumber Pandan harus lebih kompak, lebih baik agar bisa melaksanakan kegiatan seperti ini setiap tahunnya. Saya siap membantu serta menfasilitasi supaya visi Desa Sumber Pandan bershalawat tercapai”.

Selain itu, oleh K.H. Badrud Tamam, beliau menyampaikan, “Di setiap desa bermacam-macam kegiatan untuk memeriahkan HUT RI, namun alhamdulillah di Desa Sumber Pandan untuk memeriahkan HUT RI dengan cara bershalawat bersama dengan tema Shalawat dan Dzikir Bersama KKN Posko 05, karena itu dalam memeriahkan HUT RI jangan dominan pada lomba-lomba, sebab pendahulu kita pejuang-pejuang kita adalah ulama dan kaum santri.”
Gus Tamam -sapaan beliau- juga menyampaikan, “Dalam suatu keterangan kitab mengatakan bahwa besok Malaikat Ridwan menunggu 4 orang yang dirindu dan dipeluk masuk surga, 4 orang tersebut adalah: Pertama, afin wa muta’afin, orang yang memaafkan orang lain dan meminta maaf kepada orang lain. Kedua, al–mua’llimu wa muta’allimu, orang yang mengajar dan orang yang belajar. Ketiga, al–yatimu warahimuhu, anak yatim dan yang menyayanginya, dan yang terakhir al–muaddzinu wa sami’uhu, orang yang azan dan yang mendengar azan.
Diterangkan dalam kitab Shilatus Syaithan karangan Syeikh Sulaiman, dikisahkan Setan dengan si Fulan yang sedang berbincang-bincang, “Setan kenapa kamu tertawa? Setan menjawab, “manusia kalau dibanding-bandingkan masih kalah sama hewan. “kok bisa?”. Setan pun menjawab, “Kalau dilihat-lihat ketika jam 3 manusia masih tertidur pulas tapi ayam sudah bangun berkongkok. Yang kedua kuda, tidak ada ceritanya hewan ini tidur ketika malam”. Dan masih ada beberapa hewan dalam keterangan tersebut.

Serangkaian acara tersebut kemudian ditutup dengan acara shalawat dan dzikir bersama yang dipandu oleh K.H. Fawaid Yazid. Alhamdulillah, acara tersebut berjalan dengan lancar dan sukses.